June
07
2017
     12:51

Allianz Life Indonesia Giatkan Digital Financial Literacy di Segmen Emerging Consumers

Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment
— No Files —

Jakarta, 7 Juni 2017 – Lini usaha Emerging Consumers PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz Life”) memiliki komitmen dan fokus untuk memberikan perlindungan asuransi berkualitas kepada masyarakat menengah ke bawah. Lini usaha Emerging Consumers Allianz life terdiri dari segmen low-mass market dan micro insurance.

Apabila sebelumnya hanya berfokus pada masyarakat berpenghasilan rendah, kini strategi bisnis lebih diarahkan pada bagaimana menyediakan produk asuransi dengan harga terjangkau bagi mereka yang membeli produk asuransi atas kesadaran sendiri. 

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah peluncuran produk SEKOCI pada tahun 2016 yang bekerja sama dengan Indosat Oreedo [Baca: Allianz Life Melangkah Lebih Maju Dengan Produk Inovatif Bagi Masyarakat Emerging Consumers]. Seiring dengan komitmen penyediaan proteksi asuransi yang lebih luas, Allianz Life Indonesia juga ingin meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya proteksi asuransi dengan melakukan program literasi keuangan, terutama menggunakan medium digital bagi para nasabah SEKOCI.

Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia mengatakan, “Allianz Life Indonesia dengan bangga menyediakan produk asuransi mikro yang bermanfaat dengan sekaligus memberikan literasi keuangan kepada nasabah micro insurance. Namun, hal ini bukanlah tanpa tantangan. Oleh karenanya kami berinovasi dan berkolaborasi untuk mewujudkan komitmen tersebut dengan program Digital Financial Literacy mengenai asuransi dan perencanaan keuangan.”

Digital Financial Literacy ini dilakukan dengan memberikan edukasi keuangan melalui telepon. Secara berkala, nasabah Sekoci akan menerima telepon dari tokoh virtual “Ibu Ali” yang merupakan brand ambassador produk tersebut melalui teknologi respon rekaman suara interaktif (Interactive voice response). Panggilan telepon yang berdurasi maksimal 2 menit berisikan informasi mengenai dasar-dasar keuangan, perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan, prioritas pengeluaran, rencana keuangan, tips menabung, seluk beluk pinjaman, hingga investasi dan pengelolaan usaha.

Yoga Prasetyo, Head of Credit Life & Emerging Consumers Allianz Life Indonesia menambahkan, “Saat masyarakat membeli dan mengaktifkan kartu telepon seluler bundling dengan produk SEKOCI, maka polis asuransi juga segera diaktifkan. Dalam kurun waktu satu hari setelah aktivasi program asuransi, pelanggan akan menerima telepon yang menanyakan kesediaannya untuk menerima berbagai informasi literasi keuangan. Jika setuju, maka setiap dua minggu sekali pelanggan akan menerima serial literasi hingga tuntas. Ini kami lakukan karena banyak dari kalangan masyarakat tersebut yang tidak memiliki akses kepada informasi mengenai perencanaan keuangan dan proteksi asuransi.”

Melalui langkah ini, diharapkan nasabah akan memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya proteksi asuransi sekaligus mempunyai engagement dengan Allianz sehingga pada saatnya mereka akan lebih terbuka untuk memiliki proteksi yang lebih lengkap dari Allianz, selain produk Sekoci yang telah mereka miliki.

Kinerja Emerging Consumers di Allianz Life Indonesia di tahun 2016

Lini usaha Emerging Consumers mencatat total Pendapatan Premi Bruto (PPB) sebesar  Rp 94,50 miliar pada tahun 2016 dari gabungan kinerja segmen low-mass market sebesar  Rp 55,27 miliar dan segmen micro insurance sebesar Rp 39,23 miliar. Hasil ini didapat atas kepercayaan dan dukungan dari 60 mitra usaha lembaga keuangan mikro yang memasarkan produk-produk Emerging Consumers kepada nasabahnya. Bahkan jumlah tertanggung sampai dengan akhir tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 14,8% menjadi 5,4 juta orang dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu bisnis Emerging Consumers menunjukkan komitmennya untuk melindungi para nasabah dari risiko-risiko yang terjadi dengan membayarkan total klaim sebesar Rp 51,77 miliar pada tahun 2016.

Tentang Allianz di Asia

Asia adalah salah satu dari tiga wilayah pertumbuhan utama kami. Hal ini ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat. Allianz telah hadir di wilayah ini sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Cina. Saat ini, Allianz aktif di 14 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi properti dan kecelakaan, asuransi jiwa dan kesehatan dan manajemen aset. Dengan lebih dari 32.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 18 juta nasabah di wilayah ini di beberapa saluran distribusi.

Tentang Allianz Indonesia

Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. 

Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.  

Tentang Allianz

Allianz Group melayani 86 juta nasabah personal dan perusahaan di lebih dari 70 negara, menjadikannya sebagai salah satu perusahaan asuransi dan manajer aset terbesar di dunia. Di tahun 2016, lebih dari 140.000 karyawan di seluruh dunia dengan total pendapatan 122,4 miliar Euro dan laba operasional sebesar 10,8 miliar Euro. Allianz Group mengelola portofolio investasi sebesar 653 miliar Euro. Sebagai tambahan, manajer aset kami, AllianzGI dan PIMCO mengelola aset dari pihak ketiga sebesar lebih dari 1,3 triliun Euro. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi personal dan perusahaan, mulai dari asuransi kesehatan dan properti sampai layanan bantuan asuransi kredit dan asuransi bisnis secara global. Sebagai investor, Allianz aktif dalam berbagai jenis sektor termasuk hutang, permodalan, infrastruktur, real estate dan energi terbarukan. Nilai strategi jangka panjang Allianz Group adalah untuk memaksimalkan pendapatan berdasarkan penyesuaian risiko. 


Contact Information 1:
ADRIAN DW

adrian.dosiwoda@allianz.co.id
021 2926 8060