July
07
2017
     08:01

British Council Beri Penghargaan IELTS Prize 2017 kepada Dua Mahasiswa Indonesia

British Council Beri Penghargaan IELTS Prize 2017 kepada Dua Mahasiswa Indonesia
Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 6 Juli 2017 –Organisasi internasional asal Inggris yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan British Council memberikan dana bantuan pendidikan British Council IELTS Prize 2017 kepada dua mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke luar negeri.

Kedua pemenang IELTS Prize 2017 tersebut adalah Harmawan Susetiyana yang akan melanjutkan pendidikan di University of Antwerp (Belgia) dengan jurusan Governance and Development (Local Institution and Poverty Reduction) dan Justin Nurdiansyah di Leiden University (Belanda) dengan jurusan International Civil and Commercial Law. Masing-masing akan mendapatkan dana bantuan pendidikan sebesar 40 juta rupiah.

“Sebagai pintu awal untuk menempuh studi di level internasional, kami sangat bangga dengan fakta bahwa IELTS membantu mewujudkan mimpi jutaan mahasiswa untuk belajar di luar negeri,” kata Mark Walker, Regional Director British Council East Asia dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017.

British Council IELTS Prize diluncurkan pada 2011 dan telah memberi dukungan kepada 170 mahasiswa di Asia Timur hingga tahun lalu. Setiap pemenang di 13 negara akan mendapat dana bantuan pendidikan senilai 40 juta rupiah dan akan dipilih juga tiga pemenang regional yang mendapatkan hadiah total sebesar 1 miliar rupiah.

Walker menambahkan, kebutuhan akan IELTS sebagai tes kemampuan berbahasa Inggris internasional semakin meningkat setiap tahunnya dengan 2,9 juta peserta tes pada tahun 2016, meningkat dari 2,7 peserta tes pada tahun sebelumnya. Selain itu IELTS memiliki keunggulan sebagai tes yang diakui di lebih dari 10.000 organisasi yang meliputi universitas, perusahaan swasta, dan otoritas imigrasi di seluruh dunia.

Sementara itu Direktur British Council di Indonesia Paul Smith menegaskan komitmen British Council dalam menyediakan akses yang setara dalam pendidikan, khususnya bagi para pelajar Indonesia yang hendak melanjutkan studinya ke luar negeri.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat tren peningkatan minat pelajar asal Indonesia untuk belajar ke luar negeri, termasuk ke Inggris. Tren ini akan berdampak positif terhadap ambisi ekonomi Indonesia di masa depan karena generasi muda Indonesia akan mendapatkan pengetahuan professional serta kemampuan dan pengalaman internasional yang bermanfaat ketika kembali ke tanah air,” kata Smith.

Senada dengan hal tersebut, salah satu penerima IELTS Prize 2017 Justin Nurdiansyah mengatakan bahwa IELTS merupakan sarana yang tepat untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggrisnya untuk nantinya beradaptasi di lingkungan baru.

“Sebagai warga negara Indonesia yang tidak terlahir dengan penguasaan bahasa Inggris, saya harus memastikan bahwa kemampuan komunikasi saya tidak menjadi faktor penghambat dalam studi dan hidup di luar negeri nantinya,” kata Justin.

Di Indonesia sendiri, jumlah peserta tes IELTS pada tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 21 persen dari tahun sebelumnya. Sebagai salah satu lembaga resmi penyelenggara tes IELTS di Indonesia, British Council menyediakan dukungan bagi calon peserta IELTS, termasuk 30 jam gratis “Road to IELTS” berupa material praktik online secara gratis.

Selain itu, setiap bulannya British Council juga mengadakan IELTS Workshop di Jakarta sementara tes IELTS British Council diselenggarakan sebanyak 3 – 4 kali dalam satu bulan di enam kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan & Makassar).

Tentang International English Language Testing System (IELTS)

IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes bahasa Inggris yang paling populer di dunia dengan lebih dari 2,9 juta orang peserta tes di tahun lalu. Lebih dari 10.000 organisasi menerima dan mempercayakan IELTS sebagai indikator kemampuan Bahasa Inggris yang aman, valid dan terpercaya dengan tujuan pendidikan, imigrasi dan akreditasi professional. IELTS secara bersama-sama dimiliki oleh British Council, IDP: IELTS Australia dan Cambridge English Language Assessment.

Tentang Tes IELTS

Para kandidat akan mengikuti ujian listening, reading, writing dan speaking. Seluruh tes akan dinilai berdasarkan sistem band mulai dari 1 (paling rendah) sampai dengan 9 (nilai tertinggi). IELTS menawarkan dua pilihan versi, untuk memenuhi kebutuhan akademik dan non-akademik. Modul IELTS Academic mengukur kemampuan Bahasa Inggris dengan tujuan akademik, lingkungan pendidikan lebih tinggi. Modul IELTS General Training mengukur kemampuan Bahasa Inggris secara praktis dan konteks sehari-hari. Tugas dan teks yang digunakan merefleksikan situasi sosial dan lingkungan kerja. Modul General Training sesuai dengan tujuan imigrasi ke Australia, Kanada, new Zealand dan Kerajaan Inggris.

Tentang British Council

British Council adalah organisasi internasional untuk hubungan budaya dan kesempatan pendidikan asal Inggris. Kami menciptakan dialog yang bersahabat antara warga Inggris dengan masyarakat dunia. Dengan menggunakan sumber daya budaya yang dimiliki Inggris kami menghadirkan kontribusi positif di berbagai negara yang menjadi wilayah kerja kami – mengubah kehidupan masyarakat dengan menciptakan kesempatan, membangun jaringan serta menimbulkan rasa percaya. Kami hadir di lebih dari 100 negara di seluruh dunia dan berkarya dalam bidang seni dan budaya, bahasa Inggris, pendidikan dan kemasyarakatan. Setiap tahunnya kami menjangkau lebih dari dua puluh juta orang lewat metode tatap muka dan lebih dari 500 juta orang secara online, siaran radio serta berbagai publikasi.


Contact Information 1:
Panji Pratama

Panji.Pratama@britishcouncil.or.id
+62 811 8255 935


Contact Information 2:
Administrator-1
KONTAN
admin1@kontan.co.id
021