December
07
2017
     18:09

BUMN Peduli Tanggap Bencana Gunung Agung Kembali Salurkan Bantuan bagi Pengungsi

BUMN Peduli Tanggap Bencana Gunung Agung Kembali Salurkan Bantuan bagi Pengungsi
Publisher
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

AMLAPURA, 7 Desember 2017 - BUMN Hadir untuk Negeri kembali menyalurkan bantuan ke Pos Komando Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung. Sebanyak 14 BUMN yang tergabung dalam Posko A, Kamis (7/12/2017) menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan kebutuhan MCK.

Empat belas BUMN yang tergabung Posko A adalah BRI (kordinator), BNI, Asabri, Telkom, Jasindo, ASDP, Sucofindo, PGN, Waskita Karya, PLN, Pos Indonesia, Pelni, Pertani dan PNM. "Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai bantuan yang diperlukan pengungsi," kata Pimpinan BRI Cabang Amlapura, I Gede Dianarta saat penyerahan bantuan kepada korban yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, SH., MH. Penyerahan bantuan didampingi Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Jatmiko K. Santosa dan pimpinan BUMN lainnya.

Gede Dianarta mengatakan bantuan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut antara lain, berupa bahan-bahan makanan, kebutuhan mandi, kebutuhan bayi, tandon air, semen, serta closet duduk. Pemberian bantuan yang merupakan bagian dari "BUMN Hadir untuk Negeri" di Pulau Bali ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kondisi dan status Gunung Agung.

Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa, menyatakan ITDC sebagai Koordinator Utama BUMN Hadir Untuk Negeri Peduli Erupsi Gunung Agung dalam penyaluran bantuan kepada korban erupsi Gunung Agung telah menyiapkan bantuan jangkan panjang. "Penyerahan bantuan hari ini adalah yang ketiga setelah sebelumnya kami telah menyalurkan bantuan ke korban di Klungkung dan Singaraja. Bantuan tersebut berasal dari 36 BUMN sesuai arahan Menteri BUMN," sebutnya.

Sinergi 36 BUMN Peduli Tanggap Bencana Gunung Agung tersebut melibatkan ITDC, Pertamina, PGN, PLN, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Jiwasraya, Jasindo, Jasa Raharja, Asabri, Askrindo, Jamkrindo, Pegadaian, Taspen, Adhi Karya, Waskita Karya, Hutama Karya, Nindya Karya, Jasa Marga, Angkasa Pura I, Pelindo III, Garuda Indonesia, ASDP, Telkom, Pupuk indonesia, HIN, Sucofindo, Pertani, Pelni, Pos Indonesia, PNM, RNI/GIEB, dan Semen Indonesia yang terbagi dalam tiga posko di Kabupaten Klungkung, Buleleng dan Karangasem.

Dikatakannya, BUMN hadir bukan hanya untuk berbisnis saja. Saat bencana seperti ini, BUMN akan selalu hadir memberi dukungan dan bantuan kepada masyarakat. Selama tiga hari ini BUMN Hadir Untuk Negeri berkeliling memberikan bantuan korban.

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada BUMN yang yelah memberikan bantuan kepada para korban. "Dalam kondisi seperti ini kami memerlukan bantuan dari masyarakat, industri dan semua pihak" katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia pun menyatakan keprihatinan dan rasa sedih terkait informasi yang tak sesuai dengan fakta. Banyak informasi bahkan pemberitaan yang terlalu berlebihan. Seperti dicontohkan berita hujan batu beberapa waktu lalu. "Saya sampai langsung melakukan pengecekan, ternyata tak ada hujan batu. Hal-hal seperti ini justru menambah ketakutan. Kami mohon kepada masyarakat maupun media untuk tetap menjaga situasi agar tak makin menambah ketakutan korban bahkan wisatawan," pintanya.

Disebutkan, radius berbahaya Gunung Agung saat ini 8-10 kilometer saja. Namun akibat ketakutan, Karangasem menjadi lumpuh. Karangasem memiliki 18 objek wisata dan yang resmi ditutup hanya Besakih saja dan sebagian pantai Tulamben. "Banyak objek wisata di Karangasem masih aman untuk kegiatan wisata," tandasnya.

Tentang ITDC
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 42 tahun perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Saat ini di the Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, culutral venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya. The Nusa Dua juga memiliki fasilitas pendukung, seperti Bali International Convention Center di hotel Westin yang berkapasitas 2.500 pax dan Bali Nusa Dua Convention Center berkapasitas 10.000 pax, yang membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dll.

Melalui PP Nomor 55 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan Mandalika (The Mandalika) di Lombok dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk dikembangkan sejalan dengan strategi Pemerintah meningkatkan pariwisata menjadi sumber devisa utama negara.


Contact Information 1:
Miranti N. Rendranti

miranti@itdc.co.id
021 - 80642790