March
13
2017
     08:57

Chandra Asri Cetak Rekor Laba Bersih Tahun 2016 Sebesar US$ 300, 1 Juta, Lebih Tinggi 1.043% Dibandingkan dengan Tahun Sebelumnya

Chandra Asri Cetak Rekor Laba Bersih Tahun 2016 Sebesar US$ 300, 1 Juta, Lebih Tinggi 1.043% Dibandingkan dengan Tahun Sebelumnya
Publisher
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 13 Maret 2017 - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ("CAP"), perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi, menutup tahun buku 2016 dengan rekor kinerja yang gemilang.

Selama tahun 2016, CAP mencetak rekor Laba Bersih sebesar US$300,1 juta dibandingkan dengan US$26,3 juta di 2015, sebuah lonjakan yang signifikan sebesar US$273,8 juta atau 1.043% y-o-y.

Pendapatan Bersih untuk Tahun Buku 2016 sebesar US$1.930,3 juta, naik 40% dibandingkan dengan US$1.377,6 juta di 2015, sebagian besar karena penjualan produk yang lebih tinggi sebesar 64% dari 1.233KT menjadi 2.024KT dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi (+43%) pasca ekspansi Cracker yang rampung pada akhir 2015. Laba Kotor Perseroan meningkat 239% menjadi US$494,3 juta dari US$145,7 juta y-o-y. Hasilnya, margin Laba Kotor melonjak menjadi 25,6% dari 10,6% y-o-y mencerminkan margin petrokimia yang kuat, utilisasi pabrik yang lebih baik dan optimalisasi portofolio produk. Demikian pula, EBITDA 2016 meningkat secara signifikan menjadi US$509,5 juta dari US$154.8 juta di 2015.

Kedepan, Perseroan akan melanjutkan strateginya untuk lebih terintegrasi ke hilir dan ekspansi untuk memenuhi permintaan dalam negeri yang terus meningkat. Kami memperkirakan ekspansi kapasitas Butadiene dari 100KTA menjadi 137KTA selesai di 2018. Selanjutnya, PT Synthetic Rubber Indonesia, sebuah perusahaan patungan antara CAP dan Michelin akan menyelesaikan pembangunan pabrik SSBR dengan kapasitas 120KTA di 2018.

Selain itu, untuk lebih terintegrasi ke hilir terhadap kelebihan produksi Ethylene dan meningkatkan pangsa pasar, Perseroan telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Univation pada 13 September 2016 untuk pabrik LLDPE sebesar 400KTA. Pada 21 Desember 2016, CAP memberikan pekerjaan Front-End Engineering Design (FEED) package kepada Toyo Engineering Japan dan keputusan investasi akhir diharapkan diperoleh pada kuartal ketiga 2017, dengan target start-up di kuartal pertama 2020.

Proyek ekspansi tersebut akan memperluas jejak langkah petrokimia Perseroan di Indonesia, yang mendasari visi Perseroan untuk menjadi "Perusahaan Petrokimia Terkemuka dan Pilihan di Indonesia".

Sekilas CAP

CAP, anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi yang memproduksi olefins dan polyolefins. CAP menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Perseroan merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal styrene monomer dan butadiene. Selain itu, Perseroan merupakan produsen propylene dan polypropylene terbesar di Indonesia. CAP menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dll. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.chandra-asri.com.


Contact Information 1:
Suryandi Director PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

suryandi@capcx.com
(62-21) 530 7950


Contact Information 2:
Administrator-1
KONTAN
admin1@kontan.co.id
021