January
24
2017
     07:19

Chandra Asri Petrochemical Tambah Kapasitas Pabrik Butadiene Hingga 37%

Chandra Asri Petrochemical Tambah Kapasitas Pabrik Butadiene Hingga 37%
Publisher
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 23 Januari 2017 - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ("Perseroan"), perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi, melalui entitas anaknya, PT Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI), telah memberikan kontrak jasa engineering, procurement and construction (EPC) kepada Toyo Engineering Korea Limited (Toyo-Korea) dan PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) yang ditandai dengan penandatanganan kontrak pada 23 Januari 2017.

Total biaya investasi untuk proyek ekspansi Butadiene diperkirakan akan mencapai USD 42 juta dengan penyelesaian proyek dan mulai beroperasinya pabrik diharapkan pada kuartal ketiga 2018. Ekspansi ini akan meningkatkan kapasitas produksi Butadiene sampai dengan 37%.

Pasca ekspansi Cracker yang rampung pada tahun 2015, sekarang CAP memiliki kelebihan produksi Mixed C4 sebagai hasil dari peningkatan produksi Naphtha Cracker hingga 43%. Mixed C4 digunakan sebagai bahan baku untuk pabrik Butadiene dalam memproduksi Butadiene yang selanjutnya akan digunakan sebagai bahan baku untuk pabrik karet sintetis Perseroan yang akan datang. Oleh karena itu, untuk menambah nilai dari kelebihan produksi Mixed C4, Perseroan memutuskan untuk memulai ekspansi kapasitas pabrik Butadiene.

Sebelumnya, PBI juga telah menandatangani perjanjian dengan Lummus Technology Inc, sebuah perusahaan CB&I, yang merupakan penyedia terkemuka teknologi dan infrastruktur untuk industri energi dari Amerika Serikat. Perjanjian tersebut adalah untuk lisensi dan desain teknik dari teknologi BASF/Ekstraksi Butadiene untuk ekspansi produksi Butadiene pada kompleks Naphtha Cracker yang terintegrasi di Cilegon, Banten.

PBI saat ini mengoperasikan pabrik Butadiene nya di Cilegon dengan total kapasitas 100KTA dengan lisensi berbasis Jerman, BASF. Pasca ekspansi, kapasitas produksi tahunan Butadiene akan meningkat dari 100KTA menjadi 137KTA.

Sekilas CAP

Perseroan, anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi yang memproduksi olefins dan polyolefins. Perseroan menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Perseroan merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene. Selain itu, Perseroan merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. CAP menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dll. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.chandra-asri.com.


Contact Information 1:
Suryandi Director PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

suryandi@capcx.com
(62-21) 530 7950


Contact Information 2:
Administrator-1
KONTAN
admin1@kontan.co.id
021