September
04
2017
     13:08

Chandra Asri Petrochemical Tunjuk Toyo Engineering Sebagai Kontraktor EPC untuk Pabrik Polyethylene 400 KTA yang Baru

Chandra Asri Petrochemical Tunjuk Toyo Engineering Sebagai Kontraktor EPC untuk Pabrik Polyethylene 400 KTA yang Baru
Publisher
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 04 September 2017 - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia, telah menandatangani kontrak EPC (engineering, procurement, and construction) dengan Toyo Engineering Group (TOYO) untuk pembangunan fasilitas pabrik Polyethylene (PE) yang baru, berlokasi di komplek Naphtha Cracker terintegrasi di Cilegon, Banten. Sebelum penunjukkan ini pada bulan September 2016, CAP juga telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Univation Technologies, LLC untuk menggunakan UNIPOLTM PE Process sebagai teknologi proses untuk pabrik PE 400KTA yang baru ini.

Toyo Engineering Corporation (Toyo-Japan) dan Toyo Engineering Korea Limited (Toyo-Korea) bertanggung jawab atas detail engineering dan pemasok peralatan impor, sementara PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT- Indonesia) bertindak sebagai kontraktor dan pemasok peralatan lokal.

Fasilitas pabrik baru ini akan menghasilkan High Density Polyethylene (HDPE), Linear Low Density Polyethylene (LLDPE), dan Metallocene LLDPE (mLLDPE). Beberapa aplikasi produk untuk LLDPE dan HDPE antara lain adalah blown film, karung beras, mainan, tutup botol, tas belanja, peralatan rumah tangga, tali, terpal, pipa, kotak kontainer, dll. Proyek yang diperkirakan bernilai total sekitar US$350 juta ini diharapkan rampung pada akhir tahun 2019 dan mulai beroperasi pada awal tahun 2020.

Bapak Erwin Ciputra, Presiden Direktur Perseroan, menyampaikan, "Permintaan pasar PE di Indonesia saat ini diperkirakan sekitar 1,4 juta TPA dan akan terus tumbuh seiring dengan PDB negara. Pabrik PE kami yang baru akan menjadi sumber tambahan produk Polyethylene dalam negeri sebagai substitusi impor dan mengurangi arus keluar valuta asing". Beliau menambahkan, “Investasi ini merupakan tonggak sejarah yang luar biasa dalam periode ulang tahun ke-25 yang menunjukkan komitmen CAP untuk terus berperan sebagai industri tulang punggung bagi pembangunan ekonomi Indonesia”. Saat ini Perseroan mengoperasikan pabrik PE berkapasitas 336KTA, oleh karena itu, pembangunan pabrik PE baru berkapasitas 400KTA ini akan meningkatkan kapasitas produksi PE CAP menjadi total 736KTA.

Sekilas CAP

CAP, anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi yang memproduksi olefins dan polyolefins. CAP menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Perseroan merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene. Selain itu, Perseroan merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. CAP menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dll. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.chandra-asri.com.


Contact Information 1:
Suryandi Director PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

suryandi@capcx.com
(62-21) 530 7950