May
15
2017
     14:18

Kalbe Selenggarakan HJ Learning Forum Management Klinik di Era BPJS

Kalbe Selenggarakan HJ Learning Forum  Management Klinik di Era BPJS
Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Bekasi, 14 Mei 2017 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui salah satu unit usahanya Hexpharm Jaya menyelengarakan HJ Learning Forum dengan tema “Clinic Management Talk”. Acara yang diselenggarakan di Hotel Santika Primiere Kota Harapan Indah – Bekasi ini dihadiri oleh lebih dari 150 dokter umum dan spesialis dari Jabodetabek yang juga didukung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawab Barat.

Kegiatan edukasi yang akan dibuka oleh dr. Kamarudin Askar selaku Ketua IDI Bekasi dan Mulia Lie selaku Presiden Direktur PT Hexpharm Jaya ini menghadirkan Prof. dr. Hasbullah Thabrany MPH, dr.PH sebagai salah satu narasumber utama yang membahas bagaimana managemen klinik dan rumah sakit yang baik di Era BPJS. HJ Learning Forum ini juga akan diadakan di 7 kota diantaranya Bekasi, Cirebon, Malang, Palembang, Padang, Solo dan Tangerang.

“HJ Learning Forum ini dilakukan dengan tujuan agar para Dokter dapat memahami management klinik terutama klinik pratama agar dapat mendukung program pemerintah (BPJS), ujar Mulia Lie selaku Presiden Direktur PT Hexpharm Jaya, “Dan kami juga melaksanakan program edukasi bagi para Dokter untuk mendapatkan wawasan dan informasi baru mengenai Risk Management Cardiometabolic beserta golongan statin sebagai salah satu alternative terapi pada dyslipidemia. Kegiatan inci merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Kalbe dalam meningkatkan Indonesia yang lebih sehat sesuai dengan misi Kalbe, lanjut Mulia Lie.”

Layanan primer yang berkembang sedemikian pesat sejalan dengan adanya Program pemerintah. UU No. 24 Tahun 2011 tentang warga negara Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS. Sehingga pada tahun 2019 mendatang, setiap warga Indonesia wajib memiliki BPJS, oleh karena itu ketersediaan Faskes I dibutuhkan seiring dengan peningkatan jumlah peserta BPJS. Hal ini perlu diperhatikan klinik sebagai Faskes I adalah Ketersediaan sarana dan prasarana, aspek penanganan yang praktis, cepat dan mumpuni.

“Program BPJS mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya peserta BPJS yang semakin banyak dipenuhi oleh pekerja swasta, ujar Prof. dr. Hasbullah Thabrany MPH, dr.PH selaku Dewan Jaminan Kesehatan Indonesia, “Sehingga pola pelayanan klinik yang menyajikan layanan waktu antara pagi sampai malam (24 jam) merupakan pilihan masa depan peserta BPJS. Hanya saja para dokter perlu dibekali kemampuan manajemen klinik agar mampu mengelola klinik. Selama ini dokter dilatih untuk menangani kasus kasus klinik tetapi bukan mengelola secara organisasi klinik. Ini merupakan tantangan dokter untuk suskes di Era BPJS, lanjut Prof. Dr. Hasbullah.”

“Program BPJS yang telah memasuki tahun ke-empat ini telah memiliki jumlah peserta lebih dari 175juta warga. Dengan bertambahnya peserta program BPJS, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Dengan begitu HJ Learning Forum ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas klinik di Indonesia,”tambah Mulia Lie.

HJ Learning Forum ini akan dihadiri oleh beberapa narasumber diantaranya dr. Daeng M Faqih -Ketua Primkop IDI dan ketua IDI terpilih, Prof. dr Hasbullah Thabrany MPH, dr.PH,- Dewan Jaminan Kesehatan Nasional, dr.Erwina Kurniawan, Mars., - Pendiri Klinik DK Bintaro,  dr. Lies Dina Liastuti, Sp.JP (K), Mars., FIHA - Direktur Medik dan Keperawatan  RS Dharmais,  dr. Jane Cherub – Medikal Executive Kalbe Group, dan dr. Jaka Panca, Sp.PD – Pengurus IDI Depok. Forum ini diharapkandapat menjadi sarana pertemuan dalam berbagi ilmu dan pengalaman mengenai klinik dan pengetahuan medis.

Sekilas tentang PT Hexpharm Jaya

  1. Hexpharm Jaya Laboratories, yang berdiri pada tahun 1971, secara khusus bergerak dalam bidang pengembangan, produksi, dan pemasaran obat generik. PT Hexpharm Jaya Laboratoriesberkomitmen mengutamakan mutu (kualitas) obat yang diproduksinya, untuk menjamin efektivitas, stabilitas dan keamanannya.
  2. Hexpharm Jaya Laboratoriesyang merupakan anak perusahaanPT. Kalbe Farma Tbk, masuk dalam 20 perusahaan farmasi terbesar (ethical) di Indonesia dan termasuk dalam 3 perusahaan farmasi generik terbesar di Indonesia.

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe”) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dll); divisi obat bebas (Woods, Promag, Mixagrip, Komix, Fatigon, dll) dan minuman kesehatan (Hydro Coco, Extra Joss, Nitros); divisi nutrisi (ChilKid, Prenagen, Diabetasol, dll); dan divisi distribusi. Kalbe kini memiliki lebih dari 20 anak perusahaan, 9 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan lebih dari 17.000 karyawan, yang tersebar di lebih dari 71 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).


Contact Information 1:
Corporate Communication

Corp.Comm@kalbe.co.id
021 - 42873888 -89


Contact Information 2:
Administrator-1
KONTAN
admin1@kontan.co.id
021