September
30
2017
     06:39

Kebijakan Baru 'Cuti Melahirkan' bagi Ayah dan Ibu di Johnson & Johnson Indonesia Memberikan Lebih Banyak Waktu Berkualitas bagi Para Orangtua agar Lebih Dekat dengan Bayi Mereka

Kebijakan Baru 'Cuti Melahirkan' bagi Ayah dan Ibu di Johnson & Johnson Indonesia Memberikan Lebih Banyak Waktu Berkualitas bagi Para Orangtua agar Lebih Dekat dengan Bayi Mereka
Publisher
Contributor
Administrator
Administrator Pressrelease ID
Attachment(s)
— No Files —

Dengan diberlakukannya kebijakan global terhadap cuti melahirkan bagi para orang tua, Johnson & Johnson terus meningkatkan reputasinya sebagai salah satu perusahaan yang paling ‘ramah keluarga’ di dunia dan merupakan salah satu 'Employer of Choice'.

Jakarta, 29 September 2017 – Dalam upaya memenuhi kebutuhan orangtua dan keluarga di abad ke-21, Johnson & Johnson senantiasa percaya bahwa kepentingan keluarga harus diutamakan. Kebijakan global yang baru untuk ‘cuti melahirkan’ bagi para orangtua di Johnson & Johnson menegaskan kembali bagaimana perusahaan ingin memberikan dukungan bagi para orangtua yang bekerja di seluruh dunia sekaligus membantu para karyawannya menjadi yang terbaik dimanapun mereka berada – baik di tempat kerja maupun di rumah.

Dengan diberlakukannya kebijakan global bagi karyawannya di seluruh dunia dalam memperoleh ‘cuti melahirkan’ bagi para orang tua yang dimulai bulan Agustus 2017, Johnson & Johnson terus meningkatkan reputasinya sebagai salah satu perusahaan yang paling ‘ramah keluarga’ di dunia dan sekaligus merupakan 'Employer of Choice'.

Semua pegawai yang memenuhi syarat – ibu dan ayah, termasuk orangtua angkat – sekarang berhak mengambil cuti (parental leave) minimal delapan minggu selama periode tahun pertama – dan gaji tetap diberikan selama periode cuti tersebut. Tujuannya adalah agar para orangtua mendapatkan waktu berkualitas sekaligus memperkuat ikatan mereka dengan bayi yang baru lahir atau yang baru diadopsi.

Peter Fasolo, Executive Vice President & Chief Human Resource Officer, Johnson & Johnson mengatakan, “Di Johnson & Johnson, kami percaya keluarga adalah yang utama. Menyusul keberhasilan penerapan program cuti tambahan bagi para orang tua yang bekerja di perusahaan kami di Amerika Serikat pada tahun 2015 lalu, kini dengan bangga kami umumkan bahwa kebijakan untuk cuti melahirkan bagi para orang tua tersebut juga secara konsisten diberlakukan di seluruh dunia pada tahun ini. "

Dukungan Bagi Para Orangtua

Saat ini, ‘cuti melahirkan’ bagi para orang tua di Johnson & Johnson Indonesia berupa cuti melahirkan untuk bersalin selama 3 bulan (sebelum dan sesudah melahirkan) bagi para pegawai wanita dan ‘cuti melahirkan’ bagi ayah adalah selama dua hari saat kelahiran anak.

Dan sekarang, setelah Johnson & Johnson meluncurkan kebijakan Global Parental Leave yang disempurnakan pada bulan Agustus 2017, perusahaan terus memperkuat komitmennya terhadap karyawan yang memungkinkan para orang tua baru meluangkan waktu berkualitas lebih dengan anak-anak.

Dengan kebijakan global yang baru ini, semua pegawai dan karyawan Johnson & Johnson Indonesia yang memenuhi syarat – baik ibu dan ayah, termasuk orang tua angkat – sekarang berhak memperoleh ‘cuti melahirkan’ bagi ayah selama 2 bulan dan ‘cuti melahirkan’ selama 3,5 bulan bagi para ibu – dan tetap digaji penuh oleh perusahaan selama periode cuti tersebut. Tujuannya adalah untuk membentuk ikatan dengan bayi yang baru dilahirkan atau yang baru diadopsi.

"Menciptakan sebuah keluarga baru merupakan perubahan kehidupan yang tentunya tidak mudah. Johnson & Johnson ingin membantu para karyawan agar lebih mudah dalam menghadapinya. Kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk merayakan sekaligus menikmati tonggak bersejarah dalam keluarga baru mereka,”
ujar Lakish Hatalkar, Presiden Direktur dari PT Johnson & Johnson Indonesia.

Mendukung integrasi dan keseimbangan antara kerja dan kehidupan sangatlah penting bagi Johnson & Johnson dan masa depannya sebagai perusahaan. Manfaat tambahan yang disempurnakan tersebut membuat perusahaan menjadi sangat menarik bagi para generasi Millennials dan Gen-Z, yang sangat penting bagi angkatan kerja masa depan perusahaan. Dengan menambah manfaat ‘cuti melahirkan’ bagi para ayah, ibu dan orang tua angkat, perusahaan juga memperkuat komitmennya terhadap keragaman, inklusi, dan dukungan untuk keluarga modern – karena setiap keluarga istimewa.

Peduli Terhadap Perkembangan Bayi

Sebagai perusahaan pemimpin pasar dalam hal perawatan dan pengembangan bayi yang sehat, Johnson & Johnson sangat memahami betapa pentingnya bagi kedua orangtua untuk dapat meluangkan waktu secara berkualitas dengan sang anak dalam periode masa satu tahun sejak dilahirkan atau sejak diadopsi. Sejarah panjang dan pengalaman perusahaan selama lebih dari 125 tahun, didukung oleh penelitian dan riset keamanan dan ilmiah dalam merawat bayi, menjelaskan akan betapa pentingnya waktu pengasuhan dan ikatan dengan orangtua bagi kesejahteraan anak maupun orangtuanya.

Sebuah studi di tahun 2013 yang diterbitkan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry menemukan bahwa tingkat interaksi antara ayah dan bayi pada usia tiga bulan dapat memprediksi apakah anak tersebut akan menunjukkan masalah perilaku pada usia satu tahun. Efek dalam kurangnya keterlibatan antara ayah dan bayi cenderung lebih kuat bagi anak laki-laki daripada anak perempuan, menunjukkan bahwa anak laki-laki lebih rentan terhadap pengaruh ayah mereka sejak usia dini.

Dalam studi lainnya, pimpinan peneliti Ronald Rohner mengamati bahwa pengaruh cinta ayah terhadap perkembangan anak sama besar dan terkadang lebih besar daripada pengaruh cinta ibu. Anak-anak yang dicintai ayah mereka memperoleh dampak signifikan dalam kehidupan dewasa mereka – mereka memiliki rasa kesejahteraan, kebahagiaan, kepuasan hidup yang lebih baik.

"Cuti melahirkan bagi ibu dan ayah benar-benar memungkinkan kami menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai kami dalam menempatkan sumberdaya manusia sebagai prioritas – serta membantu para karyawan untuk menjalani hidup dengan baik sepanjang hidup mereka. Kami sangat memahami sekaligus mendukung karyawan kami jauh melebihi pekerjaan dan aspek lain dalam kehidupan mereka,” tambah Lakish.

Johnson & Johnson berkomitmen untuk mendukung karyawan dan keluarga mereka melalui momen besar dan kecil dalam kehidupan mereka – memberikan empati, pengertian dan fleksibilitas yang dibutuhkan karyawan.

Bagaimanapun, Johnson & Johnson bukan hanya sebuah perusahaan: kami adalah keluarga dengan 130.000
karyawan di seluruh dunia.

* * *

Tentang Johnson & Johnson

Merawat dunia, setiap orang setiap saat, menginspirasi dan menyatukan orang-orang di Johnson & Johnson. Kami merangkul riset dan ilmu pengetahuan - membawa ide-ide inovatif, produk dan jasa untuk memajukan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Kami memiliki sekitar 130.000 karyawan di lebih dari 230 perusahaan Johnson & Johnson yang beroperasi di seluruh dunia, bekerja sama dengan para mitra dalam perawatan kesehatan untuk menyentuh kehidupan lebih dari satu miliar orang setiap hari, di seluruh dunia. Untuk keterangan lebih lanjut, kunjungi www.jnj.com