March
13
2018
     13:51

Kecap Bango Light Hadir dengan Kandungan Gula 30% Lebih Rendah

Kecap Bango Light Hadir dengan Kandungan Gula 30% Lebih Rendah
Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 8 Maret 2018 – Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk. kembali menghadirkan inovasi dalam melezatkan kuliner Nusantara dengan meluncurkan Kecap Bango Light. Mempertahankan ciri khas bahan utama pembuatan kecap Bango yaitu kedelai hitam Mallika yang berkualitas, kecap Bango Light mengandung pemanis alami stevia dengan kandungan gula 30% lebih rendah* sebagai pilihan untuk menikmati kelezatan aneka kuliner Nusantara dengan cara yang lebih sehat.

Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk. menuturkan, “Bango terus menjadi mitra setia ibu dan juga para legenda kuliner dalam menyajikan ragam kelezatan kuliner Nusantara. Di usia yang ke-90 ini, Bango berupaya untuk terus bergerak progresif dan senantiasa peka terhadap kebutuhan konsumen, agar Bango selalu bisa menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat luas.”

“Bango melihat bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat kini semakin meningkat, seiring dengan makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif yang timbul akibat gaya hidup yang kurang sehat, termasuk diabetes. Maka, Bango meluncurkan kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup tersebut,” lanjut Hernie.

Ekstrak daun stevia sebagai bahan pemanis alami yang digunakan di dalam kecap Bango Light saat ini memang sedang digemari, terutama di tengah masyarakat modern yang mulai menerapkan pola makan sehat dengan mengontrol asupan gula yang mereka konsumsi. Yang istimewa, Bango meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar memiliki rasa manis gurih yang sama dengan Bango Kecap Manis yang sudah terlebih dulu melegenda. Selain stevia, kedelai hitam Mallika dan gula kelapa berkualitas khas Bango tetap dipergunakan sebagai bahan dasar, sehingga kecap Bango Light tetap menjadi pilihan tepat untuk memperkaya kelezatan aneka hidangan khas Nusantara.

Inovasi ini merupakan implementasi dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang berkomitmen untuk memberikan pilihan yang lebih sehat serta meningkatkan kesehatan dan kualitas nutrisi dalam semua produknya. Salah satu target Sustainable Nutrition yang ingin dicapai pada tahun 2020 adalah mengurangi 25% kadar gula tambahan dimana upaya ini telah dimulai sejak 2016 dengan meluncurkan produk-produk dengan kadar gula yang lebih rendah di banyak pasar, salah satunya kecap Bango Light.

Sama halnya dengan Bango Kecap Manis reguler, kecap Bango Light dapat diaplikasikan untuk berbagai hidangan, baik menjadi bahan yang digunakan saat proses memasak, atau sebagai pelengkap – seperti untuk topping atau cocolan.

“Kecap Bango Light akan menemani para ibu di Indonesia untuk mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat sambil terus melestarikan warisan kuliner Nusantara di rumah. Kami percaya kecap Bango Light akan menjadi pilihan yang tepat seiring dengan tren di tengah masyarakat yang kini makin menyadari pentingnya hidup sehat,” tutup Hernie.   

Tentang PT Unilever Indonesia Tbk

PT Unilever Indonesia Tbk telah beroperasi sejak tahun 1933 dan telah menjadi perusahaan fast moving consumer goods terdepan di pasar Indonesia. Unilever Indonesia memiliki 42 brand yang terbagi dalam 4 kategori, Personal Care, Home Care, Food dan Refreshment. Unilever Indonesia telah ‘go public’ pada tahun 1982 dan saham-sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. 

Unilever berkomitmen tinggi untuk tetap melaju dan maju bersama Indonesia. Per Desember 2017, penjualan bersih Unilever Indonesia mencapai Rp 41,2 triliun dimana HPC dan FNR bertumbuh sebesar 1,6% dan 5,8% YoY. Di tahun 2017, Unilever menutup pertumbahan Perseroan pada tingkat 2,9% YoY. Profitabilitas semakin meningkat dengan laba bersih lebih tinggi 9.6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Unilever memiliki sembilan pabrik yang berada di Cikarang dan Rungkut. Pada tahun 2016, seluruh pabriknya telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Secara global, pada tahun 2010 Unilever meluncurkan Unilever Sustainable Living Plan, strategi untuk terus mengembangkan bisnisnya seraya mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat. USLP memiliki tiga tujuan utama:

1.        Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan 1 milyar orang pada 2020

2.        Mengurangi setengah dari dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi bisnisnya pada 2030

3.        Meningkatkan penghidupan jutaan orang pada 2020

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai capaian USLP silahkan kunjungi :  https://www.unilever.co.id/sustainable-living/ dan untuk informasi lainnya tentang Unilever Indonesia dan brand, silahkan kunjungi www.unilever.co.id dan aset sosial media kami, Twitter dan Instagram @UnileverIDN, Facebook Unilever ID dan Youtube Unilever Indonesia

 



Contact Information 1:
Adisty Nilasari

adisty.nilasari@unilever.com
+6221 8082 7000

Release Terkini