April
28
2017
     15:14

Kembangkan SDM Kelautan dan Perikanan, STP Kerja Sama dengan Kutai Timur & KPC

Kembangkan SDM Kelautan dan Perikanan, STP Kerja Sama dengan Kutai Timur & KPC
Publisher
Kementrian Kelautan dan Perikanan
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

JAKARTA (27/4/2017) – Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, salah satu satuan pendidikan tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, dan PT. Kaltim Prima Coal (KPC) guna mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) kelautan dan perikanan di kabupaten tersebut.

Kerja sama ini dituangkan dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Ketua STP Mochammad Heri Edy, Bupati Kutai Timur Ismunandar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Abdul Muthalib, serta General Manager–External Affairs and Sustainable Development PT. KPC Wawan Setiawan, Kamis (27/4/17), di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 2 Sangatta Utara, Kutai Timur.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pembukaan rayon penerimaan taruna baru di Kutai Timur; penyediaan fasilitas pendidikan bagi taruna asal Kutai Timur di STP; pendampingan pengembangan kurikulum bidang kelautan dan perikanan, khususnya di SMK N 2 Sangatta Utara; serta penyelenggaraan pendidikan dan pembekalan teknis kelautan dan perikanan bagi aparatur, khususnya guru SMK N 2 Sangatta Utara, dan masyarakat di Kutai timur.
 
Dalam sambutannya, Heri Edy menyampaikan mengenai pentingnya pengembangan SDM, sebagaimana arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, untuk meningkatkan sektor kelautan dan perikanan. “Pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tapi perlu kerja sama,” ujarnya.
 
Lebih lanjut ia menyampaikan tiga pilar KKP, yakni kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan. Kedaulatan terkait upaya memberantas Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing. Keberlanjutan terkait pelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan, salah satunya dengan mengatur penangkapan ikan yang ramah lingkungan, untuk masa depan generasi penerus. Dan yang ketiga terkait kesejahteraan masyarakat melalui sektor kelautan dan perikanan. Diharapkan angka konsumsi ikan tinggi, sehingga permintaan ikan tinggi, nelayan semakin semangat melaut, dan konsumsi ikan mencerdaskan masyarakat. “Ketiga pilar ini perlu diwujudkan dan dikawal melalui SDM kelautan dan perikanan yang kompeten,” ungkap Heri.
 
Kepala SMK N 2 Sangatta Utara Taufik Hidayat mengatakan, Kutai Timur mempunyai potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Karenanya, diperlukan SDM kelautan dan perikanan yang kompeten untuk mengelolanya dengan baik. Untuk itu pihaknya menyampaikan kepada Pemkab untuk menggandeng STP guna meningkatkan SDM tersebut. meskipun kesepakatan bersama baru ditandatangani, namun pihaknya telah lama menjalin kerja sama dengan STP, sekitar empat tahun lalu. Tahun ini terdapat taruna asal Kutai Timur yang akan lulus dari STP, dan direncanakan dapat menjadi tenaga pendidik di SMK tersebut. “STP merupakan yang nomor satu di bidang kelautan dan perikanan, sehingga kami membutuhkan ahlinya dalam kerja sama ini,” kata Taufik.
 
Senada dengannya, Abdul Muthalib mengatakan, Kutai Timur mempunyai garis pantai yang sangat panjang dan laut yang sangat luas, sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Kutai Timur sangat diuntungkan dengan kehadiran pihak swasta, yaitu PT. KPC yang banyak menyumbangkan pemasukan bagi Kabupaten ini dan membantu di berbagai hal, termasuk salah satunya dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang saat ini direncanakan untuk mengembangkan SDM kelautan dan perikanan melalui kerja sama ini.
 
PT. KPC merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di bidang pertambangan batubara yang memiliki CSR sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 74 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Pasal 3 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas khususnya bagi masyarakat dan lingkungan yang berada di sekitar wilayah operasional pertambangan. “CSR ada tujuh bidang, salah satunya bidang pendidikan. Saya sudah bertemu dengan Bapak Kepala Sekolah sejak tujuh tahun lalu. Beliau punya mimpi, mari kita sama-sama mewujudkan mimpi tersebut,” ujar Wawan Setiawan.
 

Pada Jumat (28/4/17), ketiga pihak diagendakan meninjau bekas galian tambang PT. KPC yang dimanfaatkan sebagai lahan budidaya perikanan. Diharapkan STP dapat mendukung dari sisi peningkatan SDM melalui pendidikan dan bimbingan teknis untuk pengelolaan sektor kelautan dan perikanan yang baik.

 

 


Contact Information 1:
Mochammad Heri Edy

akademik_baakstp@yahoo.co.id
(021) 7806874/78830275


Contact Information 2:
Administrator-1
KONTAN
admin1@kontan.co.id
021