July
10
2017
     19:50

Menyambut 50 Tahun Asean Bagi Indonesia

Publisher
Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan
Contributor
Administrator 3
Attachment
— No Files —

Jakarta, Biro Humas Kementerian LHK, Senin, 10 Juli 2017. Tanpa terasa 50 tahun sudah Indonesia menjalin kerjasama antar negara Asia Tenggara dalam berbagai bidang kepentingan bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan mendorong perdamaian dan stabilitas wilayah. Semangat kerjasama tersebut senantiasa dituangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam serangkaian kegiatan Peringatan 50 Tahun Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pada bulan Agustus-Oktober mendatang.

Dalam rapat persiapan Peringatan 50 tahun ASEAN di Jakarta (07/07/2017), Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri, Sri Murniningtyas, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting, karena Indonesia masih memperbaharui informasi dan memperkuat pemahaman atas visi masyarakat ASEAN 2025, termasuk didalamnya  Masyarakat Politik Keamanan 2025, Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025, dan Masyarakat Sosial Budaya 2025. 

Sampai saat ini KLHK berpartisipasi aktif dalam badan-badan sektoral terkait ASEAN yaitu  ASEAN Senior Officials on the Environment/ASOEN (bidang lingkungan hidup), ASEAN Senior Officials on Forestry /ASOF (bidang Kehutanan), dan ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution /AATHP (isu penanganan asap dan polusi lintas negara). 

Terdapat 7 (tujuh) kelompok isu /working group di bawah ASOEN yaitu perubahan iklim, pendidikan lingkungan, pengelolaan bahan kimiawi dan limbah, lingkungan pesisir dan laut, pengelolaan sumberdaya air, kota berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta konservasi alam dan kehati.

Selain isu-isu tersebut, terdapat lima isu lainnya yang tidak kalah penting di bawah ASOF, yaitu isu kehutanan dan perubahan iklim, pengelolaan hutan, perhutanan sosial, CITES dan penegakan hukum terkait hidupan liar, serta pengembangan produk hutan. Dalam penanganan isu asap dan polusi lintas negara (AATHP), Indonesia melalui KLHK menjadi anggota aktif sejak tahun 2014.

Peringatan 50 Tahun ASEAN akan diselaraskan dengan berbagai peristiwa penting KLHK antara lain peringatan Hari Lingkungan Hidup (2 Agustus 2017), Pekan Nasional Perubahan Iklim/PNPI (3-4 Agustus 2017), Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (11-13 Agustus 2017), dan Festival Perhutanan Sosial Nusantara/PESONA (6-8 September 2017). Adapun acara puncak ASEAN Reflection on Environment and Forestry direncanakan dilaksanakan bulan September-Oktober 2017.

“Demi kelancaran kegiatan ini, kami sangat mengharapkan kerjasama seluruh unit kerja terkait dan para mitra KLHK”, tutur Sri Murniningtyas.

ASEAN terbentuk pada 8 Agustus 1967, yang ditandai dengan pertemuan dan penandatanganan Deklarasi ASEAN  (juga dikenal Deklarasi Bangkok) oleh lima negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Filipina, Singapura dan Thailand, serta Malaysia. Seiring berjalannya waktu, terdapat lima negara lainnya yang ikut bergabung dalam ASEAN yaitu Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

 


Contact Information 1:
Djati Witjaksono Hadi
Kementerian Lingkungan Hidup
humaskemenhut@gmail.com
081375633330
Gedung Manggala Wanabakti, Blok 1 Lantai 1 Jalan Gatot Subroto, Jakarta 10270