September
11
2017
     11:09

MPM Finance Menandatangani Fasilitas Pinjaman Sindikasi Senilai US$ 190 Juta Ekuivalen

MPM Finance Menandatangani Fasilitas Pinjaman Sindikasi Senilai US$ 190 Juta Ekuivalen
Publisher
PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPM Finance)
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 11 September 2017 – PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPMFinance), unit bisnis jasa keuangan asosiasi milik PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk dan sebagian besar sahamnya dimiliki oleh perusahaan pembiayaan Jepang, JACCS Co. Ltd., telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi dengan 36 lembaga keuangan dengan total pinjaman senilai US$190 juta ekuivalen (IDR2,5 triliun) dalam dua mata uang untuk jangka waktu 3 tahun. Acara penutupan (closing ceremony) atas kesuksesan ini dilakukan secara seremonial pada 5 September 2017 di Singapura dan 7 September 2017 di Tokyo. Dalam sindikasi ini, The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd. (MUFG), Mizuho Bank Ltd. (Mizuho) serta Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (Bank OCBC) bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers, Underwriters dan Bookrunners.

Kesuksesan fasilitas sindikasi ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi 19 lembaga keuangan Jepang dan beberapa lembaga keuangan lainnya. Fasilitas sindikasi ini memperoleh jumlah komitmen yang Direktur Utama MPMFinance, Johny Kandano (duduk, tiga dari kiri) dan Direktur MPMFinance, Hajimu Yukimoto (duduk, lima dari kiri) seusai closing ceremony fasilitas sindikasi senilai US$ 190 Juta Ekuivalen di Tokyo, Jepang. mencapai 4 kali lebih besar dari target awal. Pada akhirnya fasilitas sindikasi ini ditutup dengan jumlah sebesar US$190 juta.

Direktur Utama MPMFinance Johny Kandano menyampaikan apresiasi perusahaan kepada seluruh kreditur atas kepercayaan yang telah diberikan kepada MPMFinance. “Fasilitas pinjaman sindikasi yang kami lakukan ini merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam mendiversifikasi pendanaan, di samping penerbitan surat utang jangka menengah dan fasilitas pinjaman bank baik bilateral maupun sindikasi dari dalam negeri. Fasilitas pinjaman ini akan dapat memenuhi kebutuhan modal kerja kami sampai kuartal pertama tahun depan” ungkap Johny Kandano.

Johny Kandano menyatakan bahwa hingga tanggal 30 Juni 2017, Perusahaan memiliki total pinjaman sebesar Rp 4,6 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp 1,7 triliun yang sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan perusahaan lebih jauh. Adapun rasio pinjaman terhadap ekuitas Perusahaan hanya mencapai 2,64 kali per tanggal 30 Juni 2017, jauh dibawah ketentuan regulasi dengan batas maksimal sebesar 10 kali.

General Manager Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta Yusuke Katsuta merasa bangga dapat menjadi Mandated Lead Arrangers, Underwriters dan Bookrunners untuk fasilitas pinjaman sindikasi ini. ”MUFG telah beroperasi dan menyediakan produk serta jasa perbankan di Indonesia lebih dari 50 tahun. Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis pelanggan kami dan ekonomi Indonesia. Sekali lagi kami merasa terhormat untuk dapat berkerjasama dengan MPMFinance dalam mencapai pertumbuhan di tingkat selanjutnya. Kami yakin fasilitas ini akan dipergunakan untuk mendukung kebutuhan usaha dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ungkap Yusuke Katsuta.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Mizuho Indonesia, Mitsunobu Hasegawa juga menyampaikan terima kasihnya sebagai salah satu Mandated Lead Arrangers, Underwriters dan Bookrunners untuk kesuksesan fasilitas pinjaman sindikasi oleh MPMFinance. “Kami telah melayani Indonesia selama lebih dari 25 tahun dengan menyediakan layanan lengkap dari solusi keuangan, dan kesepakatan ini menjadikan kami berkomitmen untuk berkontribusi lebih lanjut tehadap pertumbuhan pelanggan kami pada khususnya serta ekonomi Indonesia secara keseluruhan melalui strategi ‘One Mizuho’. Kami bangga bisa ikut ambil bagian dalam kerja sama ini dan akan terus menjalin relasi yang kuat dengan MPMFinance,” ujarnya.

Mark Yeo, Head of Loan Origination and Syndication OCBC, menyatakan bahwa pihaknya merasa bangga dapat turut mendukung pertumbuhan MPMFinance. “Indonesia merupakan salah satu pasar utama kami di mana kami memiliki jaringan yang luas dengan 340 cabang dan kantor di bawah Bank OCBC NISP. Pemahaman kami terhadap pasar lokal dikombinasikan dengan jangkauan regional dan penawaran layanan yang kuat, memungkinkan kami untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan kami di pasar dalam negeri dan luar negeri,” ungkapnya.

Pada Agustus lalu, MPMFinance juga baru saja meraih peringkat ke-2 dengan predikat "Sangat Bagus" dalam Infobank Multifinance Award untuk kategori “Perusahaan Multifinance Terbaik dengan Jumlah Total Aset antara Rp5 Triliun sampai dengan Rp10 Triliun”. Pencapaian tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis MPMFinance yang kuat serta rasio keuangan yang positif di sepanjang tahun 2016. “Kami percaya bahwa penghargaan ini mewakili hasil dari etos kerja tim yang kuat, disiplin, serta didukung oleh seluruh partner dan pemangku kepentingan MPMFinance. Kami berkomitmen untuk terus memberikan hasil terbaik di masa mendatang,” ungkap Johny Kandano.

Tentang MPMFinance

PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPMFinance) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan. MPMFinance yang berkantor pusat di Jakarta Selatan memiliki 84 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan tagline ‘Fast Friendly Financing’ MPMFinance berkomitmen untuk selalu menjadi perusahaan penyedia jasa pembiayaan bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan pelayanan yang cepat dan bersahabat.

Tentang Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc.

Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG) adalah institusi keuangan terkemuka dengan total aset mencapai US$ 2.6 triliun per 31 Maret 2017. Berkantor pusat di Tokyo dengan usia sekitar 350 tahun, MUFG memiliki jaringan yang luas dengan lebih dari 2.000 kantor di lebih dari 50 negara. MUFG memiliki sekitar 150.000 karyawan dengan 300 entitas yang menawarkan layanan perbankan meliputi perbankan komersial, trust banking, sekuritas, kartu kredit, pembiayaan pelanggan, manajemen aset dan leasing.

Salah satu anak usaha MUFG adalah Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corporation (Japan’s leading trust bank), dan Mitsubishi UFJ Securities Holdins Co., Ltd., salah satu perusahaan sekuritas terbesar di Jepang.

The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., adalah bank utama di Jepang yang memiliki jaringan global di lebih dari 50 negara. Di luar Jepang, BTMU menawarkan produk komersial, investasi perbankan dan pelayanan dengan variasi yang luas untuk korporasi, pemerintah, dan individual di seluruh dunia. Melalui kerjasama dengan perusahaan lainnya di dalam grup, MUFG menargetkan untuk “menjadi institusi keuangan yang paling dipercaya di dunia”, secara fleksibel merespon akan kebutuhan keuangan pelanggan, melayani masyarakat dan mendorong pertumbuhan yang berkesinambungan untuk mencapai dunia yang lebih baik. Saham MUFG terdaftar di bursa saham Tokyo, Nagoya, dan New York (NYSE: MTU) Untuk informasi lebih lanjut dapa mengunjungi www.mufg.jp/english.

Tentang Mizuho Bank, Ltd.

Mizuho Bank, Ltd., salah satu lembaga keuangan yang menyediakan solusi optimal untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pelanggan yang semakin luas dan rumit di area baik keuangan maupun strategi bisnis, fokus dalam melayani korporasi, lembaga keuangan, entitas sektor publik, dan perusahaan Jepang maupun perusahaan asing di luar negeri.

Mizuho telah memperluas jaringan internasional untuk mendukung dan menyediakan pelayanan pelanggan secara menyeluruh. Selain menyediakan rekomendasi pada pendanaan di pasar luar negeri, kami juga melayani pelanggan dalam mengembangkan bisnis mereka di luar negeri dengan menyediakan materi dan informasi terhadap situasi lingkungan investasi dan ekonomi mengenai target pasar mereka, menyelenggarakan berbagai seminar, dan menerbitkan buku panduan investasi.

Dengan lebih dari 400 cabang di Jepang dan lebih dari 40 cabang di luar negeri, Mizuho Bank menawarkan pengalaman yang luar biasa, menjalin hubungan dengan klien seperti perusahaan global dan lembaga keuangan untuk bekerja pada pendanaan proyek infrastruktur utama.

Tentang PT Bank Mizuho Indonesia

PT Bank Mizuho Indonesia didirikan pada 1 Oktober 2001 melalui merger 3 bank besar Jepang yakni PT. Bank Fuji International Indonesia, PT. Bank Dai-Ichi Kangyo Indonesia and PT. Bank IBJ Indonesia. Pemegang saham terbesar, Mizuho Bank, Ltd. mempunyai 99% kepemilikan dari PT Bank Mizuho Indonesia, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mempunyai 1% kepemilikan.

PT Bank Mizuho Indonesia melanjutkan untuk melakukan pengembangan manajemen dan terus beroperasi sesuai dengan standar perbankan global, menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan secara konsisten memperbaiki kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya dengan mengelola faktor risiko secara hati-hati dan profesional untuk menjaga operasional bank dengan baik.

Tentang Oversea-Chinese Banking Corporation Limited

Bank OCBC adalah Bank Singapura terlama yang didirikan pada tahun 1932 melalui penggabungan tiga bank lokal, dimana bank tertua dari bank tersebut didirikan pada tahun 1912. Bank OCBC saat ini menjadi lembaga keuangan terbesar kedua di Asia Tenggara dari segi aset dan salah satu bank dengan peringkat tertinggi di dunia, dengan rating Aa1 dari Moody’s. Dikenal karena kekuatan dan stabilitasnya, Bank OCBC secara konsisten masuk ke dalam daftar 50 bank teraman di dunia oleh Global Finance dan mendapat predikat Bank dengan pengelolaan terbaik di Singapura dan Asia Pasifik oleh The Asian Banker.

Bank OCBC dan unit usaha lainnya menawarkan berbagai produk perbankan komersial, spesialisasi keuangan dan jasa manajemen keuangan untuk pelanggan retail, korporasi, investasi, transaksi keuangan pribadi, sampai treasury, asuransi, manajemen aset dan jasa broker saham.

Pasar utama Bank OCBC meliputi Singapura, Malaysia, Indonesia dan China. Bank OCBC memiliki lebih dari 610 cabang dan kantor perwakilan yang tersebar di 18 negara. Dalam hal ini meliputi 340 cabang di Indonesia dibawah unit usaha OCBC NISP, dan lebih dari 100 cabang di Hong Kong, China dan Makau dibawah unit usaha OCBC Wing Hang.


Contact Information 1:
Anton Wijanarko

anton.wijanarko@mpm-finance.com
+62-21-29710100 ext. 2804