July
14
2017
     13:21

Siemens Gandeng Singapura Dirikan Pusat Digitalisasi Terpadu

Contributor
Administrator 3
Attachment
— No Files —

Untuk menangkap peluang besar dalam gelombang urbanisasi dan industrialisasi yang marak di Asia, Siemens akan mendirikan Pusat Digitalisasi (Digitalization Hub) di Singapura yang akan menjadi tempat pengembangan inovasi Internet of Things (IoT) dan Industri 4.0 melalui kolaborasi dengan pelanggan di Asia Tenggara.

Dengan dukungan Singapore Economic Development Board (EDB), Pusat Digitalisasi Siemens juga akan mendukung upaya negara tersebut untuk menjadi Smart Nation. Siemens akan mengerahkan kekuatan sistem operasi IoT MindSphere untuk mendorong digitalisasi di Singapura.

Pusat Digitalisasi diresmikan pada 11 July 2017 secara bersamaan di Singapura dan di kantor pusat Siemens di Munich. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong bersama Presiden dan CEO Siemens AG Joe Kaeser membuka plakat di Munich yang menandai pembukaan Pusat Digitalisasi, sementara Menteri Perdagangan dan Industri Singapura S. Iswaran melakukan peresmian di Singapura bersama CEO Siemens Singapura Armin Bruck.

“Singapura adalah salah satu kekuatan ekonomi dunia yang dikenal memiliki perencanaan pembangunan yang unggul serta pemikiran maju. Siemens akan menjadi mitra utama dalam mempersiapkan Singapura sebagai kekuatan ekonomi digital baru. Dengan memanfaatkan MindSphere sebagai sistem operasi IoT, Singapura memiliki kesempatan langka menjadi pemimpin dalam ekosistem urban yang terintegrasi penuh di dunia,” kata Joe Keser. “Untuk mencapainya, kami mendirikan Pusat Digitalisasi terpadu yang terbesar di Singapura. Kami juga membawa pakar dari berbagai bidang yang akan memanfaatkan pengetahuan industri terdepan Siemens untuk mengoptimalkan manajemen energi, modernisasi infrastruktur dan transformasi industri.” 

Kepala EDB Dr. Beh Swan Gin menyatakan, “Kami bangga bisa menjadi mitra Pusat Digitalisasi Siemens yang baru ini, yang akan membantu Singapura menjadi Smart Nation. Dengan sistem operasi MindSphere Siemens, Pusat Digitalisasi ini akan menciptakan peluang bisnis baru dengan memanfaatkan ekosistem digital Singapura yang kaya untuk bersama-sama mengembangkan solusi digital inovatif di ranah IoT industrial.”

Sebagai bagian dari Pusat Digitalisasi, Siemens akan bekerja sama dengan pelanggan, mitra, dan universitas untuk mengembangkan aplikasi digital baru. MindSphere menyediakan platform optimal untuk menjamin konektivitas di seluruh infrastruktur berbagai industri berbeda. Aplikasi dan layanan digital yang membantu analisis data dalam jumlah besar bisa dikembangkan dan dikelola di sistem operasi ini untuk bisa mendapatkan wawasan baru dalam optimalisasi sistem yang kompleks.

Dimulai dengan 60 pakar dari berbagai disiplin ilmu, tim Pusat Digitalisasi akan dikembangkan sampai 300 orang pada 2022. Akan ada ilmuwan bidang data, arsitek solusi, insinyur peranti lunak, pakar sistem dan spesialis bidang tertentu dalam infrastruktur urban, industri serta sektor kesehatan. Mereka akan mengembangkan, menguji, dan mengomersialkan inovasi dan solusi digital untuk masa depan.

Menandai peluncuran Pusat Digitalisasi ini, ditandatangani pula tiga perjanjian kerja sama dengan sejumlah institusi di Singapura. Nanyang Technological University (NTU) Singapura akan menjadi mitra Siemens dalam menciptakan inovasi berbasis data untuk infrastruktur urban, seperti misalnya solusi inovatif mobilitas berbasis kendaraan swakemudi dan analitik data canggih untuk optimalisasi kinerja gedung ramah lingkungan (green building).

SP Group selaku perusahaan listrik satu-satunya di Singapura akan berkolaborasi dengan Siemens dalam mengembangkan platform peranti lunak manajemen pembangkitan energi generasi terbaru untuk pusat kendali SP yang beroperasi tanpa henti, sehingga memungkinkan dilakukannya perencanaan, pemantauan dan perawatan prediktif yang lebih baik untuk jaringan listrik di Singapura. Kolaborasi ini juga akan menciptakan solusi jaringan listrik mikro urban guna membantu konsumen melakukan penghematan energi.

Singapore Technologies Electronics Limited (ST Electronics) sebagai penyedia teknologi informasi dan komunikasi terdepan di kawasan bersama Siemens menandatangani kesepakatan kemitraan untuk membuat dan memasarkan bersama aplikasi digital inovatif di bidang transportasi, termasuk jalan raya, pelabuhan, bandara, dan sistem transportasi massal. Fokusnya pada aplikasi dan solusi untuk konektivitas, keamanan siber, konvergensi data, analitik, dan kontekstualisasi dengan memanfaatkan MindSphere untuk bisa mendorong ekspansi segmen pasar yang lebih jauh.

Melalui inisiatif Smart Nation, Pemerintah Singapura ingin menciptakan lingkungan yang terhubung secara digital untuk meningkatkan kualitas hidup di seluruh negeri. Dengan fokus di lima bidang – transportasi, rumah tangga dan lingkungan, produktivitas, kesehatan dan penuaan, serta sektor layanan publik – inisiatif ini akan memberi Singapura salah satu proyek pengembangan urban yang canggih di dunia.

Siemens AG (Berlin dan Munich) merupakan perusahaan pembangkit tenaga listrik teknologi global yang telah dikenal atas keunggulan, inovasi, kualitas, kredibilitas dan reputasi internasionalnya selama lebih dari 165 tahun. Siemens memiliki cabang aktif di lebih dari 200 negara dan bergerak di bidang listrik, otomasi sistem, dan digitalisasi. Siemens merupakan salah satu produsen terbesar di dunia dalam bidang teknologi yang ramah lingkungan, dan merupakan pemasok terkemuka dalam bidang solusi pembangkit listrik dan transmisi tenaga listrik serta pelopor dalam solusi infrastruktur serta solusi otomatisasi, drive dan perangkat lunak lainnya untuk industri. Perusahaan ini juga merupakan penyedia peralatan pemindaian medis – seperti computed tomography dan sistem resonansi magnetik – serta pemimpin dalam diagnosa laboratorium serta klinik IT. Pada tahun fiskal 2016, yang berakhir pada 30 September 2016, Siemens menghasilkan pendapatan senilai €79,6 miliar dan laba bersih sebesar €5,6 miliar. Pada akhir September 2016, Siemens tercatat memiliki sekitar 351.000 karyawan di seluruh dunia.  

Siemens Indonesia hadir sejak 1855 dengan menyediakan 10 mesin telegraf. Kantor Siemens pertama didirikan di Surabaya, Jawa Timur pada 1909. Siemens telah menjadi mitra penting bagi pembangunan infrastruktur Indonesia sejak awal. Saat ini, Siemens terus berperan sebagai mitra teknologi yang andal di Indonesia dengan menawarkan produk, solusi serta layanan di bidang Elektrifikasi, Otomatisasi dan Digitalisasi. Divisi bisnis Siemens terdiri dari Power & Gas, Power Generation Services, Energy Management, Building Technologies, Mobility, Digital Factory, Process Industries and Drives, dan Healthcare. 


Contact Information 1:
Elda Wahyu
PT Siemens Indonesia
elda.wahyu@siemens.com
+62 21 2754-3009
Jl. Jendral Ahmad Yani Kav. 67-68, Pulomas, RT.3/RW.13, Kayu Putih, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13210