September
14
2017
     17:13

Teknologi Baru Airbus Aerial Membantu Upaya Pemulihan Pasca Badai Irma

Teknologi Baru Airbus Aerial Membantu Upaya Pemulihan Pasca Badai Irma
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

ATLANTA, Ga. 12 September 2017 – Dengan dimulainya upaya pemulihan dampak bencana Badai Irma oleh para penduduk dan perusahaan asuransi di daerah tenggara Amerika Serikat, Airbus Aerial siap membantu dengan menyediakan akses awal gratis bagi para perusahaan asuransi tersebut untuk mengakses kepustakaan peta udara dan analisis data dari daerah yang terkena dampak.

Hal serupa telah dilakukan Airbus Aerial dengan pengasuransi di Houston, wilayah Texas yang terdampak bencana Badai Harvey.

“Fokus kami adalah membantu para korban untuk bisa kembali ke rutinitas normalnya sesegera mungkin,” ujar Jesse Kallman, Presiden Airbus Aerial.

Tim Airbus Aerial mengubah cara perusahaan asuransi, penyalur sumbangan, dan perusahaan lainnya dalam merespons bencana alam, yaitu dengan menyatukan seperangkat teknologi yang sebelumnya sulit untuk dilakukan. Khusus untuk perusahaan asuransi, teknologi Airbus Aerial memungkinkan mereka melihat arsip data lengkap mengenai suatu daerah sebelum terdampak bencana, kemudian menempatkan satelit beresolusi tinggi di area yang paling penting bagi mereka. Ketika mereka telah mendapatkan pemahaman yang mumpuni dari ruang udara di area tersebut, maka drone, pesawat awak, dan perangkat pencari data lainnya dapat digunakan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam.

Perusahaan asuransi di Houston memanfaatkan tekno­logi Airbus Aerial untuk dua macam manfaat. Data udara yang disediakan Airbus Aerial dari satelit, pesawat awak, dan sistem udara tanpa awak membuat penilai kerugian asuransi dapat melihat kerusakan pada bangunan tertentu atau area yang lebih luas. Manfaat berikutnya ada pada analisis yang telah disesuaikan, yang diberikan bersamaan dengan data udara tersebut. Hal ini membantu perusahaan asuransi untuk memprioritaskan daerah yang terkena dampak paling besar dari bencana, dan secara efisien menugaskan penilai kerugian asuransi yang berada di lapangan menuju area yang paling dibutuhkan.

Walaupun pemetaan udara sudah ada dalam kurun waktu yang cukup lama, pengumpulan gambar udara area tertentu (dengan ketinggian dari satu kaki di atas permukaan tanah hingga ke luar angkasa) dan menggunakannya sebagai informasi untuk menentukan langkah ke depan dalam upaya pemulihan di situasi krisis, belum pernah dilakukan sebelumnya. Apalagi semuanya dilakukan menggunakan satu alat, kata Kallman. "Kami berharap hal ini mampu mengubah cara pemulihan bencana di masa depan."

Kecepatan perusahaan asuransi untuk dapat memproses klaim pascabencana merupakan hal yang sangat penting bagi para korban yang umumnya telah kehilangan rumah, mengalami kelelahan akut, bahkan trauma.

Menyelesaikan klaim dengan cepat menjadi sangat penting karena pembangunan kembali aset yang hilang atau rusak tidak dapat dimulai sampai klaim diselesaikan. Pascabencana Badai Katrina, terdapat 1,7 juta klaim asuransi, dan diperkirakan klaim akibat Badai Harvey juga akan mencapai jumlah yang mengejutkan.

 


Contact Information 1:
Bart Greer

barton.greer@airbus.com
+17033341571