December
11
2017
     16:44

Tower Bersama Group Bantu Korban Banjir Pacitan

Tower Bersama Group Bantu Korban Banjir Pacitan
Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 11 Desember 2017. PT Tower Bersama Infrasrtucture Tbk (“TBIG”) memberikan bantuan pasca bencana untuk membantu masyarakat di desa Klesem Kebun Agung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tim tanggap bencana yang dipimpin oleh Regional Manager Jawa Timur Supriyanto mengerahkan Mobil Klinik (“Monik TBIG”) untuk memberikan bantuan makanan pokok dan pelayanan kesehatan selama dua hari di lokasi tersebut.

Supriyanto menyatakan bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan tim Corporate Social Responsibility TBIG untuk mengirimkan bantuan sejak awal terjadinya bencana, namun terkendala akses yang lumpuh selama beberapa hari.  “Bantuan sudah siap sejak awal, survey segera kami jalankan begitu akses pulih, dan sekarang kita ada disini selama dua hari,” jelasnya.

Selain bantuan pengobatan, TBIG juga memberikan bantuan makanan pokok seperti beras dan lauk pauk. “Tim medis yang kami datangkan adalah tim lengkap. Ada dokternya dan didukung peralatan medis yang memadai, termasuk tandu, tabung oksigen, obat-obatan dan makanan tambahan,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui media release,  Chief Business Support Officer TBIG, Lie Si An menegaskan bahwa, TBIG ingin ikut berkontribusi membantu pemerintah setempat dan masyarakat terutama dalam menghadapi bencana yang terjadi belakangan ini. “Dari laporan-laporan di media dan kantor-kantor regional kami memang ada kondisi-kondisi luar biasa akibat bencana di berbagai daerah di Indonesia. Kita sudah siapkan beberapa alternatif tindakan yang konkrit untuk bisa hadir membantu,” jelasnya. 

Direktur Utama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi, menyatakan bahwa bantuan kepada korban bencana alam merupakan kegiatan CSR yang rutin dilakukan oleh perusahaan dan sebagai wujud kepedulian perusahaan bagi kemanusiaan. “Kami memang menyiapkan relawan yang dapat dimobilisasi ke wilayah bencana untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat di sana,” Herman menjelaskan.

ANOMALI CUACA

Bencana yang disebankan oleh faktor alam beberapa hari terakhir ini terjadi di berbagai wilayah di Indonesia terutama di pulau. Peristiwa ini menurut beberapa pihak disebabkan oleh anomali cuaca akibat siklon Dahlia yang menghantam perairan pulau Jawa.

Sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh anomali cuaca badai siklon Cempaka yang melanda sebagian wilayah Indonesia terutama pesisir selatan pulau Jawa.  Menurut data BNPD wilayah-wilayah yang terkena banjir  atau tanah longsor adalah kabupaten Bantul  (longsor: 44 titik, banjir: 31 titik) , Kulonprogro (banjir: 10 titik dan longsor: 4 titik), Sleman  (longsor 7, banjir: 4 titik) dan kab Gunung Kidul (banjir:  24 titik dan longsor: 6 titik)


Contact Information 1:
Anastasia Dyah Arianti

anastasia.arianti@tower-bersama.com
+62 812 9976 383