July
02
2018
     14:30

Komunitas Bukalapak Giatkan Belajar Ngelapak Bersama Komunitas di Sragen

Komunitas Bukalapak Giatkan Belajar Ngelapak Bersama Komunitas di Sragen
Publisher
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Sragen, 2 Juli 2018 – Komunitas Bukalapak selalu berupaya memberikan program-program terbaik sarat akan manfaat kepada anggotanya. Program Belajar Ngelapak Bersama Komunitas (BNBK) yang merupakan salah satu program unggulan Komunitas Bukalapak, kembali diadakan pada tahun ini. Sabtu lalu rangkaian program BNBK digelar di Sragen, yang juga merupakan tanah kelahiran Founder dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Pemilihan Sragen sebagai salah satu daerah tujuan gelaran BNBK didasarkan pada adanya potensi pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sini, sesuai dengan misi dari Bukalapak yaitu memberdayakan UKM di seluruh penjuru Indonesia. Program BNBK di Sragen dilaksanakan mulai tanggal 30 Juni hingga 1 Juli 2018.

BNBK yang dirancang dan dieksekusi oleh Komunitas Bukalapak ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu.  BNBK bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para peserta tentang berbisnis secara online di Bukalapak dan meningkatkan keterampilan dalam mengoptimalkan bisnis mereka tersebut. Pendampingan juga akan diberikan untuk memastikan perkembangan bisnis dari para peserta. Selain bertujuan untuk memberikan edukasi, BNBK merupakan ruang yang diberikan oleh Bukalapak kepada komunitas untuk berkreasi dalam menyelenggarakan kegiatan di komunitasnya masing-masing.

Muhammad Fikri, Head of Community Management Bukalapak, mengatakan “Program BNBK sudah kami mulai dari awal Mei lalu dan hari ini gelaran BNBK ada di Sragen. Peserta pelatihan yang terdiri dari masyarakat umum setempat baik yang sudah terjun menjadi pelaku UKM ataupun mereka yang baru ingin memulai berbisnis, terlihat antusias dan memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi pebisnis online. Lebih dari itu, kami bangga akan semangat dan antusiasme yang luar biasa dari masing-masing komunitas dalam merancang, menyiapkan, dan menjalankan BNBK di kota mereka.”

Sragen yang merupakan salah satu kabupaten terkenal di Jawa Tengah juga disebut sebagai daerah penyangga Kota Surakarta memiliki hasil pertanian yang unggul, seperti padi, tebu, kacang tanah dan semangka. Lebih dari 1300 pelapak yang tergabung di Komunitas Bukalapak regional Jawa Tengah memanfaatkan peluang ini untuk menjual produk-produk olahan makanan melalui UKM yang mereka bangun. Bukalapak kemudian memberikan pelatihan kepada para UKM ini melalui program BNBK agar bisnis yang mereka jalankan bisa mencapai hasil yang maksimal.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah,Sragen, Giyadi S.H., M.Si., membuka pelatihan yang diadakan di Aula Sukowati Kantor Bupati Sragen. Giyadi mengatakan bahwa untuk menjadi unggul, seorang pebisnis harus mengikuti perkembangan zaman dan disiplin dalam mengelola bisnis yang ditekuni.

Program BNBK memberikan berbagai materi dan bimbingan kepada para peserta. Pada kesempatan kali ini, empat orang Ranger Komunitas Bukalapak, yaitu Om Joko dari Solo, Om Jhon dari Blora, Om Rofiul dari Kediri dan Om Suhe dari Yogyakarta, hadir memberikan materi untuk para peserta. Materi yang diberikan adalah pengenalan tentang Bukalapak sebagai online marketplace yang bisa membantu bisnis para peserta agar lebih maksimal, hingga cara mengoptimalisasi pemasaran barang jualan di Bukalapak seperti teknik pengambilan foto produk, dan menulis deskripsi barang yang baik dan benar. Tim dari divisi lainnya di Bukalapak turut serta memberikan wawasan kepada peserta seperti tentang Trust and Safety.

Muhammad Fikri menambahkan bahwa rangkaian program BNBK di Sragen ini mendapatkan dukungan dari mitra Bukalapak, yaitu JNE. JNE akan terlibat dalam memberikan materi kepada para peserta BNBK. JNE sebagai mitra logistik akan memberikan wawasan mengenai jasa layanan pengiriman yang bisa dimanfaatkan oleh para pelapak Bukalapak.

Mayland Hendar Prasetyo, Head of Marketing Communication Division JNE, mengatakan “Salah satu aspek penting dalam berjualan online adalah jalur distribusi yang efisien dan aman. JNE hadir di tengah-tengah para pelapak Bukalapak se-Indonesia untuk membantu mengoptimalkan usahanya. Kami berharap dengan berlimpahnya fitur yang ditawarkan oleh JNE dapat memaksimalkan para pelapak dalam memajukan bisnisnya.”

Komunitas Bukalapak merupakan sarana bagi para pelapak Bukalapak untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman berbisnis online di Bukalapak dan sudah tersebar di 86 kota di Indonesia. Komunitas Bukalapak ini dibentuk atas inisiatif dari pelapak Bukalapak itu sendiri.

“Harapannya dengan adanya program BNBK ini akan semakin meningkatkan semangat para pelaku UKM untuk mengembangkan bisnisnya secara online. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari mitra Bukalapak, yaitu JNE, yang tentunya akan bermanfaat untuk optimalisasi bisnis online para pelapak. Hal ini sejalan dengan konsep gotong royong dan kolaborasi yang kami miliki di Bukalapak” tutup Muhammad Fikri.

Tentang Bukalapak

Bukalapak merupakan pasar online terbesar di Indonesia. Bukalapak adalah sarana jual beli online dari konsumen ke konsumen (C2C) untuk transaksi satuan maupun dalam jumlah banyak melalui aplikasi mobile dan website.

Di 2016 lalu, Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai bentuk penghargaan Negara atas jasa dan darma bakti kepada bangsa dan Negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain. Saat ini Bukalapak memiliki lebih dari tiga juta pelapak di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://bukalapak.com/

 


Contact Information 1:
Evi Andarini
PT Bukalapak.com
evi.andarini@bukalapak.com
(021) 1500350
Plaza City View Lt. 1 Jl. Kemang Timur No. 22 Pasar Minggu, Pejaten Barat Jakarta, Indonesia 12510

Release Terkini


video porno izle
En yeni sikis porno izle adresi!