June
11
2018
     08:45

Pantau Pasar H-6 Lebaran,Mendag: Harga Bapok Terkendali Hingga Hari Raya

Pantau Pasar H-6 Lebaran,Mendag: Harga Bapok Terkendali Hingga Hari Raya
Publisher
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Palangkaraya, 9 Juni 2018 – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali hingga Lebaran yang kurang dari seminggu lagi. Hal ini disampaikan Mendag Enggar saat meninjau pasar rakyat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/6).

“Secara keseluruhan semua harga stabil, tidak ada soal. Harga bapok seperti bawang merah, bawang putih, dan gula juga tidak ada soal. Beras Bulog dijual dengan harga Rp9.450/kg. Kementerian Perdagangan akan terus menjaga agar harga stabil dan pasokan cukup saat Lebaran,” ungkap Mendag Enggar saat peninjauan.

Dalam kunjungan kali ini, Mendag Enggar blusukan ke Pasar Besar dan Pasar Kahayan, Kota Palangkaraya. Pantauan di kedua pasar menunjukkan beras medium Bulog dijual di harga Rp9.450/kg. Harga ini lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk wilayah Kalimantan, yaitu sebesar Rp9.950/kg. Begitu juga dengan beras premium, rata-rata dijual dengan harga Rp13.000/kg. HET untuk beras premium di wilayah Kalimantan adalah Rp13.300/kg

Pemerintah mengatur harga penjualan beras di tingkat konsumen dengan instrumen HET melalui Permendag Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras. Mendag mengatakan tidak ada masalah jika dijual di bawah HET.

Selain itu, harga gula pasir juga terpantau di jual di bawah HET gula, yaitu Rp12.000/kg (HET gula Rp12.500/kg). Bawang merah Rp38.000/kg, bawang putih Rp31.000/kg, dan tepung terigu Rp9.000/kg. Mendag berharap stabilitas harga ini dapat membuat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tidak perlu terjadi kepanikan membeli.

Sementara itu, daging ayam terpantau di harga Rp42.000/kg. Untuk menekan harga ayam, Mendag Enggar mengatakan telah berkoordinasi dengan integrator untuk memasok daging ayam ke pasar. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga daging ayam.

Di sisi lain, daging sapi segar terpantau stabil dengan harga jual Rp120.000/kg. Namun, ada kenaikan permintaan untuk daging beku yang dijual dengan harga Rp80.000/kg. “Daging beku penjualannya meningkat. Ini salah satu cara untuk stabilisasi harga. Masyarakat mendapatkan pilihan, dapat membeli daging segar atau daging beku,” kata Mendag Enggar.

Mengantisipasi hari raya yang semakin dekat, Kemendag terus mengintensifkan pantauan pasar ke sejumlah daerah di Indonesia hingga Lebaran nanti. Mendag Enggar pun turun langsung ke pasar-pasar rakyat di Kalimantan dan Sulawesi untuk memantau harga hingga menjelang Lebaran. Setelah Palangkaraya, Mendag Enggar dijadwalkan meninjau pasar di Palu, Kendari, dan Makassar.


Contact Information 1:
Fajarini Puntodewi

pusathumas@kemendag.go.id
021-3860371


Contact Information 2:
Ninuk Rahayuningrum

ninuk.r@kemendag.go.id
021-3858210

Release Terkini