May
05
2017
     09:29

Peluncuran Penghargaan Ilmiah Asean-As untuk Ilmuwan Perempuan

Publisher
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Contributor
Administrator 3
Attachment
— No Files —

JAKARTA (4 Mei 2017) – Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), bermitra dengan Underwriters Laboratories (UL), perusahaan internasional untuk keamanan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, hari ini meluncurkan penghargaan tahunan ke-tiga ASEAN-U.S. Science Prize for Women.

Penghargaan tahun 2017 akan diberikan kepada ilmuwan muda perempuan yang berbakat dari kawasan ASEAN yang mendalami ilmu terapan. Pemenang akan mendapatkan hadiah 20 ribu dolar dan penghargaan diberikan pada saat Pertemuan Tingkat Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ASEAN tahun 2017 di Myanmar. Kandidat berusia 40 tahun atau kurang pada saat menyerahkan proposal di bidang keahliannya untuk menjawab tema tahun ini. Pengajuan proposal dan nominasi akan diterima melalui http://bit.ly/sprules hingga tanggal 23 Juni 2017.

Urbanisasi yang cepat menjadi kecenderungan yang mempengaruhi kota-kota di seluruh dunia, terutama kota-kota di Asia Tenggara, karena meningkatnya investasi ekonomi di kawasan ini. Kecenderungan pertumbuhan masif bukan tanpa tantangan, seperti terjadinya peningkatan tekanan terhadap infrastruktur dan sistem pelayanan publik, penyebaran penyakit, dan keadaan terguncang akibat bencana alam.


Jakarta sebagai contoh, salah satu kota berpenduduk paling padat dengan jumlah populasi 10,3 juta jiwa. Karena jumlah penduduk yang besar dan terus meningkat, Jakarta menempati tempat teratas dalam daftar kota dengan kemacetan lalu lintas terburuk di dunia pada tahun 2015 menurut indeks baru yang dibuat oleh perusahaan minyak pelumas, Castrol. Kota ini juga menjadi langganan banjir, dalam beberapa minggu terakhir saja, memaksa hampir 20.000 orang mengungsi dari rumah mereka menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga memperkirakan kecenderungan kenaikan populasi sebesar 50-60% di kota-kota kecil seperti Denpasar dan Batam.

Untuk membantu menurunkan tantangan ini, penghargaan tahun ini akan bertema ketahanan perkotaan dengan fokus pada kesehatan, transportasi dan infrastruktur, serta keamanan tenaga kerja.

“Saya menghimbau ilmuwan perempuan Indonesia untuk mengajukan proposal," kata USAID ASEAN Principal Officer Erin McKee. “Amerika Serikat ingin memberikan pengakuan dan penghargaan kepada para ilmuwan perempuan muda yang berbakat di bidang ilmu terapan dari kawasan ASEAN yang berusaha memperbaiki keselamatan, keberlanjutan, dan keamanan kota-kota dalam menghadapi urbanisasi yang cepat.”

“Kita harus memberikan pengakuan dan penghargaan kepada para ilmuwan agar terus melanjutkan pekerjaan mereka dalam mencapai ketahanan serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan penduduk perkotaan yang meningkat pesat,” kata Barb Guthrie, Chief Public Safety Officer dari UL.

“Melalui karya mereka, para ilmuwan perempuan membantu pemerintah kota memanfaatkan dampak positif urbanisasi yang cepat untuk kepentingan semua penduduk di kawasan ASEAN. Kemajuan dalam ilmu terapan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Asia Tenggara,” kata Cheong Lee Sing, Kepala Divisi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Sekretariat ASEAN.

ASEAN-U.S. Science Prize for Women merupakan salah satu inisiatif AS dalam mendukung ASEAN dan 10 negara anggotanya. AS bermitra dengan ASEAN untuk mendukung integrasi ekonomi, memperluas kerja sama maritim, menumbuhkan pemimpin baru, mempromosikan kesempatan bagi perempuan, dan mengatasi tantangan lintas negara. Melalui kerjasama USAID dengan ASEAN, AS berupaya mengatasi akar penyebab kemiskinan dan ketidakstabilan serta membantu meletakkan dasar bagi kemakmuran dan keamanan. AS dan ASEAN merayakan 40 tahun kemitraannya pada tahun 2017, menandai kerja sama yang semakin mendalam di bawah Kemitraan Strategis ASEAN-AS.

Untuk informasi tambahan, kunjungi situs U.S. Mission to ASEAN atau hubungi USAID Communications Officer Janice Laurente di jlaurente@usaid.gov

 


Contact Information 1:
Public Affairs

pas_jakarta@state.gov
(62-21) 3435-9566