September
29
2017
     15:12

Tetra Pak® Indonesia Adakan FSC®indonesia Leadership Forum Untuk Kedua Kalinya

Tetra Pak® Indonesia Adakan FSC®indonesia Leadership Forum Untuk Kedua Kalinya
Contributor
Administrator 3
Attachment(s)
— No Files —

Jakarta, 28 September 2017 – Bertempat di The Ritz Carlton Hotel Jakarta, Tetra Pak Indonesia yang merupakan perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman yang terus berkomitmen dalam mendukung pengelolaan hutan yang bertanggung jawab bersama dengan FSC Indonesia mengadakan acara FSC INDONESIA LEADERSHIP FORUM 2017 untuk kedua kalinya diadakan di Indonesia. Acara yang dikemas dalam bentuk seminar talkshow ini masuk dalam rangkaian payung program INDONESIA FSC WEEK 2017

Perubahan besar atas lingkungan hidup yang terjadi saat ini cepat atau lambat akan menyebabkan perubahan gaya hidup manusia. Manusia akan beralih dari pemanfaatan sumberdaya yang boros ke pilihan gaya hidup yang lebih ramah terhadap sumberdaya alam yang dapat menipis jika tidak dikelola secara bertanggung jawab. (Kalimat tersebut lebih cocok membicarakan tentang sertifikasi FSC dan responsibly sourcing materials yg berasal dr hutan). Bisnis yang berperan dalam pengolahan sumberdaya alam terbarukan, mempraktekkan pengelolaan sumberdaya alam yang bertanggung jawab, efisiensi sumberdaya, pelestarian, dan pendauran ulang, akan semakin berprospek di masa depan. Menurut IBCSD (2017) dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi peningkatan perusahaan yang menerapkan sustainable development sebagai strategi untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu panjang. Asosiasi Pulp dan Kertas (2014) menyatakan tantangan yang dihadapi oleh industri pulp dan kertas di dunia khususnya di negara-negara berkembang adalah berkaitan dengan perluasan pabrik yang cepat, akan tetapi harus diikuti dengan efektifitas dan efisiensi yang tinggi serta berkelanjutan, karena itu Hutan Tanaman Industri (HTI) harus dapat menjalankan kegiatan usahanya, dengan menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan dengan menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan.

Survey yang dilakukan McKinsey & Company (2012), terjadi peningkatan perusahaan yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan perusahaannya sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, meningkatkan keuntungan, dan meningkatkan peluang investasi sehingga meningkatkan kemampuan perusahaan dalam kompetisi dan pada akhirnya meningkatkan nilai perusahaan. Penerapan atas bisnis keberlanjutan terlepas dari permintaan konsumen akan produk yang berkelanjutan. Dalam dunia bisnis kehutanan, riset yang dilakukan oleh FSC® menghasilkan peningkatan jumlah perusahaan dalam daftar Fortune 500 yang menerapkan system sertifikasi FSC di dalam perusahaan (Market Info Pack, 2017).

Riset lain yang dilakukan oleh WWF Internasional (2015) terhadap terhadap 11 perusahaan yang mengukur dampak adopsi system sertifikasi FSC di dalam perusahaan menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) yang positif dalam 6 bulan. Ini berarti investasi atas system sertifikasi FSC di dalam perusahaan berdampak positif bagi perusahaan yang mampu dicapai dalam waktu 6 tahun setelah sertifikasi FSC. Hasil riset juga menunjukkan perolehan keuntungan finansial perusahaan setelah bersertfikat FSC yang mencapai US$6.03 per m3 kayu bulat, sehingga mampu menutupi investasi sertifikasi FSC yang mencapai US$3.74 per m3 kayu bulat.

Mohammad Risan, Evironment Manager Tetra Pak Indonesia, Menegaskan “Tetra Pak yang merupakan perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman yang telah bersertifikat FSC sejak tahun 2007, memandang sertifikasi FSC penting untuk mengamankan sumber bahan baku yang berkelanjutan yang sesuai bagi strategi lingkungan Tetra Pak karena Tetra Pak hanya menggunakan sumber bahan baku dari hutan yang berkelanjutan, dengan desain kemasan dan proses manufaktur yang efisien dan kebijakan penanganan sampah kemasan karton, Tetra Pak menjadi perusahaan yang memiliki daya saing yang tinggi di bidang bisnis kemasan sehingga meningkatkan nilai perusahaan Tetra Pak di mata para shareholdersnya. Fakta-fakta di atas menunjukkan bisnis yang menerapkan keberlanjutan akan semakin dibutuhkan di masa depan”.

Pada acara FSC INDONESIA LEADERSHIP FORUM 2017 kali ini mengangkat tema “Prospek Sustainable Business Dalam Meningkatkan Value Perusahaan”, Tema ini sengaja diangkat untuk mendorong para perusahaan di Indonesia agar lebih aktif lagi dalam menjalankan Sustainable Business yang diharapkan dapat dilakukan disemua lini sektor maupun industri. Adapaun para pembicara yang dihadirkan pada acara ini diantaranya adalah Hartono Prabowo - FSC Indonesia Representative, Mohammad Risan - Key Account Director Tetra Pak Indonesia, Nuni Sutyoko - Senior Vice President Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Indah Budiani – Program Director Indonesia Business Council For Sustainable Development, Nur Maliki Arifiandi – GTFN & Trade Networking Coordinator WWF Indonesia, Isra Ruddin – CEO IRcomm Norton Capital, Gupta Sitorus – Founder & CEO Eskimomo. Acara dihadiri oleh para pelanggan Tetra Pak Indonesia yang sengaja diundang pada pada acara yang selain diisi dengan presentasi terkait dengan tema, juga diisi dengan berbagai macam kegiatan.

Indra Setia Dewi, Head of Business Development FSC Indonesia mengungkapkan “Sebagai organisasi non-profit global yang mempromosikan pengelolaan hutan dunia yang bertanggung jawab sangat penting bagi kami untuk mendorong para pelaku bisnis untuk turut mempertimbangkan praktek bisnis yang bertanggung jawab (responsible business) yaitu praktek bisnis yang berupaya mengurangi dampak lingkungan dan sosial secara jangka panjang. Kami melihat value bagi perusahaan saat ini yang menerapkan responsible business bukan hanya sisi image saja, tetapi manfaat pasar pun dapat diperoleh. Value responsible business inilah yang dikupas bersama di dalam FSC Indonesia Leadership Forum 2017 yang diinisiasi oleh FSC Indonesia dan Tetra Pak Indonesia.””.


TENTANG TETRA PAK
Tetra Pak adalah perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman. Bermitra erat dengan pelanggan dan pemasok, kami menyediakan produk yang aman, inovatif dan berwawasan lingkungan yang setiap hari digunakan untuk memenuhi kebutuhan ratusan juta orang di lebih dari 170 negara di seluruh dunia. Dengan lebih dari 24.000 karyawan di seluruh dunia, kami percaya akan kepemimpinan industri yang bertanggungjawab dan pola pendekatan usaha yang berkelanjutan. Moto kami, “MELINDUNGI YANG BAIK™," mencerminkan visi kami untuk menghadirkan makanan dan minuman yang aman dan tersedia, di manapun juga.


Contact Information 1:
Gabrielle Angriani

Gabrielle.Johny@tetrapak.com
+62 811 899 1180